Dukung Program Ketahanan Pangan, Lapas Kelas II Muara Bulian Berhasil Panen 60 Kilogram Pakcoy

Avatar

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALELITE.COM, BATANG HARI, — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Bulian kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan panen sayuran pakcoy hidroponik di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Sebanyak 60 kilogram pakcoy berhasil dipanen dalam kegiatan pembinaan kemandirian bidang pertanian modern.

Tanaman pakcoy tersebut dibudidayakan menggunakan metode hidroponik, yakni teknik bercocok tanam tanpa tanah yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Proses pembibitan, perawatan, hingga panen dilakukan secara intensif oleh para WBP di bawah bimbingan petugas pembinaan.

Menariknya, hasil panen ini tidak hanya untuk konsumsi internal, tetapi juga dijual kepada masyarakat umum dan petugas Lapas Muara Bulian. Kegiatan ini tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan pangan lokal, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran ekonomi produktif bagi para WBP.

Kepala Lapas Muara Bulian, M. Ilham Santoso Sahdani, menyampaikan apresiasi terhadap hasil panen dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat.

“Panen pakcoy hidroponik ini merupakan bukti bahwa pembinaan kemandirian di Lapas tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi pertanian. Ini bagian dari kontribusi nyata kami dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan para WBP, tetapi juga membentuk pola pikir produktif dan mandiri.

“Kami akan terus mengembangkan potensi lahan SAE, baik untuk hidroponik maupun jenis pertanian lainnya, agar Lapas dapat berkontribusi lebih luas terhadap masyarakat dan lingkungan,” tutup Kalapas.

Dengan hasil panen ini, Lapas Muara Bulian membuktikan bahwa lembaga pemasyarakatan mampu bertransformasi menjadi pusat pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkontribusi positif bagi ketahanan pangan daerah.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel jurnalelite.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APJII Sedang Diuji: Apakah Tata Tertib dan Aturan Telah Dijalankan Secara Konsisten?
Wow Keren !!! Hadir di Festival Tunas Ibu Nasional Tahun 2026, Bupati MFA Terima Penghargaan
Golkar Muaro Jambi Panaskan Mesin Politik 2029, Muscam Kumpe Ulu Jadikan Momentum Konsolidasi dan Penguatan Organisasi
APJII Sedang Diuji : Masihkah AD/ART Menjadi Panglima Tertinggi Organisasi?
H. Isa Wakili Bupati Batang Hari Hadiri Peresmian Barcode Pengumpulan Uang dan Barang
IPA Convex 2026 : PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra
Bupati MFA Pimpin Langsung Rakor Evaluasi dan Penetapan Target PAD
Setwan DPRD Batang Hari Terima Kunker Anggota DPRD Kapuas Kaltim
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:21 WIB

APJII Sedang Diuji: Apakah Tata Tertib dan Aturan Telah Dijalankan Secara Konsisten?

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:37 WIB

Wow Keren !!! Hadir di Festival Tunas Ibu Nasional Tahun 2026, Bupati MFA Terima Penghargaan

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:15 WIB

Golkar Muaro Jambi Panaskan Mesin Politik 2029, Muscam Kumpe Ulu Jadikan Momentum Konsolidasi dan Penguatan Organisasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:33 WIB

APJII Sedang Diuji : Masihkah AD/ART Menjadi Panglima Tertinggi Organisasi?

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:20 WIB

IPA Convex 2026 : PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra

Berita Terbaru