Bimtek Para Kades Disorot Akademisi Muda Batanghari

Avatar

- Redaksi

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALELITE.COM, BATANGHARI,– Keberangkatan para kades dalam rangka bimtek/studi tiru beberapa tahun terakhir terkait potensi pariwisata dan desa digital ternyata belum memberikan output yang maksimal di Kabupaten Batanghari.

Jika sebelumnya, pada tahun 2023 para kades di Batanghari sempat mengadakan Bimtek di Jogjakarta untuk menerapkan desa digital. Namun hanya ada dua desa yang mampu secara maksimal merealisasikan program tersebut, yakni Desa Muaro Singoan dan Desa Ladang Peris.

Kemudian, pada tahun 2024 para kades kembali mengikuti Bimtek ke Bali untuk studi tiru terkait pariwisata, namun ternyata hanya satu desa yang berhasil merealisasikan program pembangunan wisata. Yakni, Desa Ladang Peris dengan membangun waterboom dengan menggunakan anggaran desa dan CSR.

Lalu, di tahun 2025 ini, sejumlah kades dan BPD se-Kecamatan Bathin XXIV kembali mengikuti bimtek/studi tiru terkait potensi pariwisata di Lombok. Keberangkatan para pejabat desa ini tentunya harus membuahkan hasil yang dapat dipraktekkan di desa-desa Kabupaten Batanghari.

Keberangkatan para pejabat desa ini tentunya menjadi sorotan masyarakat dan Akademisi asal Batanghari. seperti yang diungkapkan oleh salah satu Dosen Prodi Sendratasik Universitas Jambi, Dedek sahyuni.

Dikatakannya, studi tiru yang dilakukan oleh para kades tersebut tentu harus membawa output yang dapat di terapkan di masing-masing desa.

“Semestinya mereka melakukan studi tiru pariwisata dilakukan di daerah-daerah yang geografis, karakteristik kebudayaan masyarakat dan potensi sumber daya manusia yang mirip dengan Kabupaten Batanghari. Sehingga mereka bisa menerapkan itu di masing-masing desa” kata dia saat dibincangi media ini. Jum’at (16/05/2025 ).

Dedek pun menyebutkan, kegiatan yang menelan anggaran hingga ratusan juta tersebut jangan hanya menjadi sia-sia karena tidak ada output yang dapat dirasakan oleh masyarakat Batanghari maupun luar Batanghari.

“Masyarakat pastinya menunggu, apa yang bisa pemerintah desa lakukan setelah mereka pulang Bimtek. Jangan hanya sekedar diskusi 1-2 jam selebihnya malah jalan-jalan,” sebutnya.

Lanjut penggiat seni dan pemerhati wisata ini, Kabupaten Batanghari sendiri saat ini masih banyak potensi wisata yang belum sempat tergali secara maksimal, bahkan ada beberapa objek-objek wisata yang sudah terbengkalai, karena kurangnya perhatian pemerintah dan kepedulian masyarakat dalam menjaga tempat wisata.

“Sudah ada beberapa contoh di Batanghari, ketika sudah berjalan justru tebengkalai. Semestinya pemerintah desa harus jeli melihat itu. Nah tinggal kita menunggu bagaimana hasil dari Bimtek mereka kali ini, jangan sampai hanya jadi omong kosong saja,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel jurnalelite.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum Idul Adha, PHR Zona 1 Tebar Manfaat untuk Masyarakat
APJII Sedang Diuji: Apakah Tata Tertib dan Aturan Telah Dijalankan Secara Konsisten?
Wow Keren !!! Hadir di Festival Tunas Ibu Nasional Tahun 2026, Bupati MFA Terima Penghargaan
Golkar Muaro Jambi Panaskan Mesin Politik 2029, Muscam Kumpe Ulu Jadikan Momentum Konsolidasi dan Penguatan Organisasi
APJII Sedang Diuji : Masihkah AD/ART Menjadi Panglima Tertinggi Organisasi?
H. Isa Wakili Bupati Batang Hari Hadiri Peresmian Barcode Pengumpulan Uang dan Barang
IPA Convex 2026 : PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra
Bupati MFA Pimpin Langsung Rakor Evaluasi dan Penetapan Target PAD
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:38 WIB

Momentum Idul Adha, PHR Zona 1 Tebar Manfaat untuk Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:21 WIB

APJII Sedang Diuji: Apakah Tata Tertib dan Aturan Telah Dijalankan Secara Konsisten?

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:37 WIB

Wow Keren !!! Hadir di Festival Tunas Ibu Nasional Tahun 2026, Bupati MFA Terima Penghargaan

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:15 WIB

Golkar Muaro Jambi Panaskan Mesin Politik 2029, Muscam Kumpe Ulu Jadikan Momentum Konsolidasi dan Penguatan Organisasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:33 WIB

APJII Sedang Diuji : Masihkah AD/ART Menjadi Panglima Tertinggi Organisasi?

Berita Terbaru