Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan Merangin Pertanyakan Pinjam Pakai BB Alat Berat PETI

Avatar

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALELITE.COM, MERANGIN – Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan Merangin mempertanyakan kebijakan pinjam pakai barang bukti (BB) alat berat hasil penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin, Rabu (4/2/2026).

Aliansi yang dipimpin Sandra Wandi itu menyampaikan empat poin tuntutan kepada aparat penegak hukum, khususnya Polres Merangin.

Pertama, mereka meminta penjelasan secara transparan terkait alasan Kasat Reskrim meminjamkan kembali barang bukti alat berat kepada pihak pemilik.

Kedua, menuntut ketegasan Kapolres Merangin dalam menyikapi persoalan tersebut.

Ketiga, meminta kepolisian agar lebih cepat dan serius menangani berbagai persoalan hukum yang terjadi di tengah masyarakat.

Keempat, mempertanyakan mengapa aktivitas PETI di Merangin hingga kini belum mampu dihentikan secara tuntas dan meminta penjelasan terbuka kepada publik.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa mendapat penjelasan bahwa alasan barang bukti alat berat dipinjamkan kembali karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

“Bahwa barang bukti itu bernilai ekonomis sangat tinggi, sehingga dititipkan kembali kepada pemilik alat yang sah,” ungkap salah satu perwakilan aparat kepada massa aksi.

Namun demikian, Aliansi menyoroti bahwa alat berat tersebut merupakan hasil operasi tim gabungan pada pertengahan tahun 2025 lalu.

Bahkan, Kejaksaan Negeri Merangin disebut telah dua kali meminta Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) hingga Jumat (12/12/2025).

“Kemudian alat ini sebenarnya sedang berproses di Kejaksaan Negeri Merangin, namun prosesnya tergantung,” kata Sandra Wandi.

Menurutnya, belum berjalannya penanganan perkara ini disebabkan Kasi Pidum belum melakukan serah terima jabatan (sertijab), sementara Kajari tengah menjalankan ibadah umrah.

“Alasannya menunggu ibu Kajari umrah,” terangnya.

Aliansi menegaskan proses hukum harus segera dilanjutkan setelah sertijab Kasi Pidum dilaksanakan.

“Kami bukan berhenti sampai di sini saja. Jika persoalan ini tidak diselesaikan, kami akan melakukan aksi lanjutan dengan skala yang lebih besar,” pungkas Wandi

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel jurnalelite.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Ketahanan Energi Nasional, SKK Migas dan Pertamina EP Jambi Ajak Masyarakat Turut Menjaga Objek Vital Nasional
Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Berhasil Ungkap DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi
Melayat Kerumah Duka, Kapolresta Jambi Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga Zona Merah
Operasi Sarang Narkoba di Pulau Pandan, Polda Jambi Amankan Tiga Orang
Peduli Kesehatan, Komunitas Trail Tambat Gelar Aksi Sosial Bagikan Masker Gratis
Nikmati Makan Siang Puas Tanpa Batas di Promo Spesial “10.10 Shocking Lunch (Maksibar)” Hanya di Luminor Hotel Jambi
Ini Sosok Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto yang Sukses Gelar Kapolda Fighter Match dan Dekat dengan Anak Muda
Luminor Hotel Jambi Persembahkan “Night Dream”, Pengalaman Istirahat Berkelas dengan Potongan Spesial 55 Persen
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Demi Ketahanan Energi Nasional, SKK Migas dan Pertamina EP Jambi Ajak Masyarakat Turut Menjaga Objek Vital Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Berhasil Ungkap DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Melayat Kerumah Duka, Kapolresta Jambi Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga Zona Merah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Operasi Sarang Narkoba di Pulau Pandan, Polda Jambi Amankan Tiga Orang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Peduli Kesehatan, Komunitas Trail Tambat Gelar Aksi Sosial Bagikan Masker Gratis

Berita Terbaru